SERANG,Satriabuananews.my.id – Potensi pertanian palawija di Kabupaten Serang terus dikembangkan. Salah satunya dengan budidaya tanaman sayuran *Wuhan*, sejenis pare yang kini mulai banyak dilirik petani karena nilai ekonomisnya tinggi.
Lahan seluas 11.000 m2 atau 1 hektar lebih ditanami sayuran Wuhan ini dikelola langsung oleh Bapak H. Nurul Ulum Alisa Aby selaku Ketua Kelompok Tani.
POTENSI DAN PENGELOLAAN
Pantauan di lapangan, tanaman Wuhan tumbuh subur dengan sistem rambatan menggunakan ajir bambu dan mulsa plastik. Teknik ini dinilai efektif menjaga kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan gulma.
Tanaman yang masih sekerabat dengan pare ini memiliki ciri buah memanjang dengan permukaan bergerigi dan rasa yang khas. Selain untuk konsumsi, sayuran Wuhan juga memiliki potensi pasar yang cukup bagus di pasar tradisional maupun modern.
SEMANGAT KETUA KELOMPOK TANI
H. Nurul Ulum Alisa Aby mengatakan, budidaya Wuhan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Dengan luas lahan lebih dari 1 hektar, diharapkan hasil panen bisa menjadi contoh bagi petani lain bahwa komoditas palawija non padi juga bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.
Awak media mengapresiasi langkah *H. Nurul Ulum Alisa Abydan kelompok tani dalam mengembangkan pertanian sayuran Wuhan.
Kami mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Serang dan Provinsi Banten untuk memberikan dukungan berupa pelatihan, bantuan sarana produksi, serta akses pemasaran agar petani semakin maju dan mandiri.
“Petani Kuat, Pangan Kuat, Banten Sejahtera”
Reporter/nadir


Tinggalkan Balasan