Breaking News
12:51

PEMASANGAN U-DITCH DI PAGER AGUNG DISOROT, DIDUGA TANPA LAPISAN PASIR URUG. DPD IWOI KAB. SERANG DESAK PEMERIKSAAN TEKNIS

Bagikan
Lihat Tersimpan

 

SERANG,Satriabuananews,my.id. –File 00000000e640822fb99f99cd80af339a Pekerjaan pembangunan/peningkatan kualitas PSU Permukiman berupa drainase lingkungan di Kampung Sadik, RW 003–RW 004, Kelurahan Pager Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, mendapat sorotan dari publik dan insan pers.

Sorotan muncul setelah dokumentasi lapangan memperlihatkan pemasangan *U-Ditch beton* pada badan jalan dengan kondisi dasar galian yang secara visual didominasi tanah. Hal ini memunculkan pertanyaan: apakah pemasangan U-Ditch tersebut sudah menggunakan *lapisan pasir urug atau material bedding* sesuai spesifikasi teknis?

*TEMUAN DI LAPANGAN*
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini merupakan kegiatan _Urusan Penyelenggaraan PSU Permukiman_, paket _Pembangunan/Peningkatan Kualitas PSU Permukiman (Drainase Lingkungan).

Detail Proyek:
– Nilai Kontrak: Rp362.900.000
– Waktu Pelaksanaan: 60 hari kalender
– Sumber Dana: APBD Provinsi Banten Tahun 2026
– Pelaksana: CV Buana Pratama

Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja menyebut “di RAB nya tidak menggunakan LC” sebagai dalih.

PERNYATAAN DPD IWOI KAB. SERANG
*Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Serang, Suprani, menegaskan pihaknya tidak ingin menghakimi hanya berdasarkan foto. Namun menurutnya kondisi tersebut layak diperiksa secara teknis dan diklarifikasi terbuka.

_”Kami tidak sedang menghakimi pelaksana. Tetapi pekerjaan yang dibiayai uang rakyat harus bisa dipertanggungjawabkan secara teknis. Kalau dalam spesifikasi pekerjaan memang dipersyaratkan bedding atau pasir urug, tentu harus dapat dibuktikan di lapangan,” tegas Suprani.

Menurutnya, pemasangan U-Ditch bukan sekadar meletakkan beton. Kondisi dasar galian, elevasi, bedding, penyambungan, kemiringan saluran, pemadatan, hingga mutu material adalah bagian penting yang menentukan kualitas dan umur layanan drainase.

5 PERTANYAAN KRITIS IWOI
IWO Indonesia Kabupaten Serang mempertanyakan:
1. Apakah dasar U-Ditch telah dipersiapkan sesuai metode kerja?
2. Apakah terdapat lapisan pasir urug/bedding? Berapa ketebalannya?
3. Apakah elevasi dan kemiringan telah diperiksa?
4. Siapa yang melakukan pengawasan dan pemeriksaan hasil pekerjaan?
5. Apakah pelaksanaan sudah sesuai RAB, gambar kerja, dan spesifikasi teknis?

“Jangan sampai secara kasat mata proyek terlihat selesai, tetapi beberapa waktu kemudian terjadi penurunan, sambungan terbuka atau saluran tidak berfungsi optimal. Kalau itu terjadi, masyarakat kembali yang menanggung dampaknya,” ujarnya.

DESAKAN IWOI
Suprani meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Serang* selaku instansi yang tercantum di papan proyek untuk segera melakukan pemeriksaan langsung bersama pengawas teknis dan pelaksana.

“Kami meminta transparansi, bukan mencari-cari kesalahan. Kalau memang semuanya sesuai spesifikasi, justru itu harus dijelaskan dan dibuktikan. Tetapi kalau ditemukan ketidaksesuaian, harus ada tindakan korektif sesuai ketentuan kontrak,” ucap Suprani.

IWO Indonesia Kabupaten Serang menegaskan akan terus melakukan fungsi kontrol sosial dan jurnalistik terhadap proyek APBD, dengan prinsip konfirmasi, verifikasi, keberimbangan, dan praduga tidak bersalah.

Pertanyaan utamanya: U-Ditch tersebut dipasang berdasarkan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, atau sekadar dipasang agar pekerjaan terlihat selesai? Publik berhak mendapatkan jawabannya.

RED/TIM

Penulis

admin

Portal berita terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *