Breaking News
12:51

Dugaan Penyelewengan Proyek Saluran Air / Normalisasi Kali dan Betonisasi di Desa Pangkalan, Teluknaga – Banten, Warga Soroti Oknum Wartawan yang Terima Uang

Bagikan
Lihat Tersimpan

Dugaan Penyelewengan Proyek Saluran Air / Normalisasi Kali dan Betonisasi di Desa Pangkalan, Teluknaga – Banten, Warga Soroti Oknum Wartawan yang Terima UangFile 000000005ac881fa86b27dc620b86842
‎Tangerang – Banten,satriabuananews.my.id.- Proyek pembangunan saluran air / normalisasi kali dan betonisasi di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan.
‎
‎Pelaksana proyek diduga membagikan sejumlah uang kepada puluhan oknum wartawan diduga demi menutupi kekurangan volume atau kualitas pekerjaan di lapangan, Minggu (13/9/2026).

IMG 20260921 WA0042
‎
‎Dugaan ini mencuat setelah salah seorang warga setempat, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku melihat langsung aktivitas pembagian uang tersebut, dikutib dari Targetberita.co.id
‎
‎Menurutnya, uang tunai dibagikan oleh perwakilan pemborong berinisial R.
‎
‎”Banyak oknum wartawan yang diberi uang oleh pihak pemborong melalui seseorang berinisial R. Kami tentu mempertanyakan apa tujuan di balik pembagian uang tersebut kepada media,” ujar warga tersebut kepada awak media.
‎
‎Warga mengkhawatirkan tindakan tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya menyuap pers agar tidak mempublikasikan potensi kecurangan dalam proyek infrastruktur tersebut.
‎
‎Jika fungsi pengawasan media bungkam, masyarakat khawatir kualitas fisik bangunan tidak akan optimal dan cepat rusak.
‎
‎”Kalau oknum wartawannya sudah diberi uang, kami menduga kuat pengerjaan proyek ini banyak diselewengkan sehingga hasilnya tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan,” pungkasnya.
‎
‎M yang juga salah satu warga masyarakat mengatakan, saya juga bingung, banyak oknum wartawan dibagi bagikan uang oleh R, setahu saya R yang bertanggung jawab terhadap wartawan yang datang ke lokasi proyek yang sedang dikerjakan.
‎
‎M menambahkan, untuk normalisasi kali, tanah yang digali dibuang kemana juga tidak ada kejelasannya, pungkasnya.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun perwakilan pemborong berinisial R belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pembagian uang yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat.

Redaksi
‎
‎
‎redaksi

Penulis

admin

Portal berita terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *